Detail Berita

Berita Detail
Berita Umum

Kolaborasi Riset Daerah 2025: Penguatan Koperasi, Hilirisasi Perikanan, dan Logistik Bawean

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gresik melalui Bidang Riset dan Inovasi Daerah menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Tahun 2025 yang bertempat di Ruang Rapat Retno Suwari. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat daerah, camat, serta menghadirkan lima perguruan tinggi sebagai mitra riset daerah, yaitu Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Universitas Gresik, Universitas Muhammadiyah Gresik, Universitas Qomaruddin, dan Institut Agama Islam Daruttaqwa (INSIDA) Gresik. Diseminasi ini menjadi ruang strategis untuk menyampaikan hasil penelitian yang berorientasi pada penyelesaian isu prioritas pembangunan daerah serta mendorong perumusan kebijakan berbasis evidence.

Universitas Muhammadiyah Gresik memaparkan penelitian berjudul “Pengembangan Model Bisnis Kerakyatan di Kabupaten Gresik” yang menitikberatkan pada penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan integrasi rantai pasok dengan dapur umum bergizi sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah DAS Kali Lamong dan kawasan agropolitan. Universitas Qomaruddin menyampaikan penelitian “Model Bisnis Operasional Sinkronisasi Dapur Umum Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kawasan Minapolitan” yang menekankan optimalisasi hilirisasi komoditas perikanan lokal, khususnya produk turunan bandeng, melalui peran koperasi sebagai agregator bahan baku dapur umum. Sementara itu, Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) memaparkan “Pra-Feasibility Study Analisis Ekonomi Pengembangan Logistik Kapal Konsorsium Merah Putih Bawean” yang menunjukkan kelayakan investasi kapal multipurpose sebagai solusi struktural atas kesenjangan logistik, stabilisasi harga barang, dan peningkatan konektivitas wilayah kepulauan.

Dari aspek tata kelola dan mitigasi risiko, Universitas Gresik menyampaikan penelitian “Analisa Hukum Pengembangan Logistik Kapal Konsorsium Merah Putih Bawean” yang menguraikan strategi penguatan kelembagaan, kejelasan entitas hukum, serta skema pendanaan yang transparan dan akuntabel. Adapun Institut Agama Islam Daruttaqwa (INSIDA) Gresik memaparkan “Kajian Analisa Sosial Masyarakat dalam Pengembangan Kapal Logistik Konsorsium Merah Putih Bawean” yang menyoroti pentingnya penerimaan sosial, partisipasi koperasi desa, serta pengelolaan program secara terbuka agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Bawean.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Kabupaten Gresik dalam sambutannya menyampaikan bahwa diseminasi hasil penelitian merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi daerah yang kolaboratif. “Hasil riset dari perguruan tinggi harus menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan agar program pembangunan lebih tepat sasaran, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi ini juga memperkuat peran riset sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Bappeda Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan hasil penelitian ke dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Rekomendasi strategis yang dihasilkan, mulai dari penguatan kelembagaan koperasi, penyediaan infrastruktur rantai dingin, pengembangan sistem monitoring digital, hingga penyusunan model kelembagaan dan pendanaan logistik Bawean, diharapkan dapat ditindaklanjuti dalam program dan kegiatan perangkat daerah. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat menghasilkan kebijakan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta daya saing Kabupaten Gresik secara berkelanjutan.


Komentar

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah - Kabupaten Gresik
Designed by © BAPPEDA Gresik