Detail Berita

Berita Detail
Berita Umum

Bappeda Gresik Gandeng DRPM Universitas Brawijaya Kaji dan Kembangkan Produk Unggulan Daerah (PUD)

Gresik – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gresik menjalin kerja sama strategis dengan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Brawijaya dalam rangka pelaksanaan kajian produk unggulan daerah serta perumusan strategi pengembangannya. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memperkuat daya saing ekonomi berbasis potensi lokal.

Kerja sama tersebut didapatkan hasil sejumlah komoditas, yang ditetapkan sebagai Produk Unggulan Gresik antara lain bandeng, olahan bandeng, songkok, sarung tenun, jeruk nipis, rebana, olahan rotan, serta makanan tradisional pudak. Produk-produk ini berdasarkan hasil analisis memiliki kriteria sebagai produk unggulan daerah sebagaimana Permendagri Nomor 9 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengembangan Produk Unggulan Daerah yang meliputi penyerapan tenaga kerja, kontribusi yang kuat terhadap perekonomian, status sebagai sektor basis ekonomi daerah, tingkat keterbaruan (renewability), memiliki nilai sosial budaya, ketersediaan pasar, dan ketersediaan bahan baku

Kepala Bidang Penelitian dan pengembangan BAPPEDA Gresik Havy Wardana menyampaikan bahwa kajian ini penting sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah. “Gresik memiliki kekayaan produk lokal yang luar biasa. Melalui kerja sama dengan Universitas Brawijaya, kami ingin mendapatkan kajian akademis yang komprehensif, sehingga dapat ditentukan Produk Unggulan daerah serta bagaimana strategi pengembangannya yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan pasarnya,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan DRPM Universitas Brawijaya Dr.rer.pol. Wildan Syafitri, S.E.,M.E. menegaskan komitmen kedepannya untuk mendukung daerah melalui riset terapan dan pendampingan. Hasil kajian PUD diharapkan dapat menjadi peta jalan (roadmap) pengembangan produk unggulan Kabupaten Gresik.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada penetapan produk unggulan, tetapi juga mencakup strategi dan rekomendasi program pengembangan, hingga penguatan kelembagaan pelaku usaha lokal. Para pelaku UMKM akan menjadi aktor utama dalam implementasi hasil kajian.

Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong transformasi produk-produk khas Gresik agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi, menembus pasar yang lebih luas, serta berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, Kabupaten Gresik meneguhkan komitmennya untuk membangun ekonomi berbasis kearifan lokal yang berdaya saing nasional.


Komentar

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah - Kabupaten Gresik
Designed by © BAPPEDA Gresik