Selasa, 06 Januari 2025 - Kabupaten Gresik kembali menjadi ruang pembelajaran sosial bagi generasi muda. Sebanyak 718 mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) resmi diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke 7, yang akan berlangsung mulai 6 Januari hingga 2 Februari 2026. Mahasiswa akan disebar di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Gresik, Kecamatan Kebomas, Kecamatan Bungah dan Kecamatan Sidayu.
KKN-BBK ke-7 dilaksanakan sebagai bentuk Academic Social Responsibility perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan pembangunan yang dihadapi masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mengaplikasikan kompetensi akademiknya, tetapi juga mengembangkan empati, kepedulian sosial, serta kemampuan soft skills dan hard skills secara nyata di tengah Masyarakat.
Berbeda dengan model KKN konvensional, KKN-BBK mengedepankan paradigma “belajar bersama komunitas”, di mana masyarakat diposisikan sebagai subjek dan pelaku utama pembangunan. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mendampingi masyarakat dalam mengidentifikasi permasalahan, menggali potensi lokal, serta merancang solusi yang kontekstual, praktis, dan berkelanjutan.
Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN-BBK ke7 Universitas Airlangga dilaksanakan di ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik yang dihadiri oleh Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., yang secara simbolis menerima peserta KKN-BBK. Dalam sambutannya, Bupati berpesan agar mahasiswa terlebih dahulu memahami kondisi dan kebutuhan masing-masing Lokasi. “Pelajarilah dulu kondisi lingkungan dengan mempertimbangkan nilai-nilai SDGs. Harapannya program-program kegiatan KKN BBK tetap selaras dengan isu strategis dan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik tahun 2026 guna mendukung percepatan pembagunan Gresik” ujarnya
Ketua Badan Penjamin Mutu UNAIR, Prof. Nurul Barizah, S.H., LL.M., Ph.D, juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Gresik yang selalu membuka pintu bagi UNAIR untuk berkontribusi di tingkat lokal. Prof. Nurul Barizah, S.H., LL.M., Ph.D juga mengatakan bahwa KKN BBK ini mengusung prinsip pemberdayaan, keberlanjutan, co-creation, dan fleksibilitas untuk mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri, berdaya, dan mampu mengelola potensi daerahnya secara optimal.
Melalui KKN-BBK ke-7, Universitas Airlangga menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat, sejalan dengan visi UNAIR untuk melahirkan lulusan yang excellence with morality dan berorientasi pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Pelepasan diakhiri dengan penyerahan cinderamata batik khas Gresik dari Pemerintah Kabupaten Gresik untuk Universitas Airlangga. Momentum ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah -
Kabupaten Gresik
Designed by ©
BAPPEDA
Gresik