Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (bappeda) Kabupaten Gresik menggelar rapat Penyelarasan Program dan Lokasi KKN Universitas Tahun 2026 pada Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menyinergikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) perguruan tinggi dengan prioritas pembangunan daerah Kabupaten Gresik Tahun 2025–2029.
Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Kabupaten Gresik, Bapak Havy Wardana, S.T., dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan perguruan tinggi, di antaranya Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar, Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), serta Universitas Gresik. Kehadiran perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan daerah melalui program pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pelaksanaan KKN diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik rutin, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat melalui program-program yang selaras dengan kebutuhan daerah dan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik. Program atau kegiatan KKN juga diharapkan dapat berjalan dalam jangka panjang dan tidak terputus hanya dalam satu periode pelaksanaan saja, sehingga hasil dan dampak yang dihasilkan dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi bahan kajian maupun rekomendasi dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
“Melalui program KKN, kami berharap perguruan tinggi dapat turut mendukung peningkatan kualitas SDM berbasis GEDSI dan SDGs, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan UMKM, serta mendukung pembangunan berbasis potensi lokal, infrastruktur, dan konektivitas wilayah di Kabupaten Gresik,” ucap Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Kabupaten Gresik, Bapak Havy Wardana, S.T.
Perguruan tinggi dapat mengajukan perizinan pelaksanaan KKN melalui sistem SEPEKAN (Sistem Elektronik Pelayanan Kelitbangan dan Inovasi Daerah). Sistem tersebut dihadirkan untuk mempermudah proses pengajuan izin, monitoring, serta verifikasi kegiatan KKN, penelitian, dan magang di Kabupaten Gresik.
Dalam sesi diskusi, masing-masing perguruan tinggi menyampaikan rencana pelaksanaan KKN Tahun 2026, termasuk lokasi kegiatan, waktu pelaksanaan, serta bentuk sinergi program dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah Kabupaten Gresik. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas pentingnya keberlanjutan program KKN melalui pendekatan desa binaan dan kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan KKN dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat.
Melalui rapat ini, Bappeda Kabupaten Gresik berharap program KKN perguruan tinggi dapat semakin terarah, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gresik.
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah -
Kabupaten Gresik
Designed by ©
BAPPEDA
Gresik